Tahukah kamu mengapa matahari tampaknya bergerak dari timur ke barat setiap hari? Fenomena ini dikenal sebagai gerak semu harian matahari, yang sebenarnya disebabkan oleh rotasi bumi. Meskipun matahari tetap diam di langit, pengamat di bumi melihatnya bergerak karena kita hidup di permukaan bumi yang berputar. Setiap hari, bumi berputar penuh satu kali sekitar sumbunya dalam waktu 24 jam. Akibatnya, kita melihat matahari terbit di arah timur dan terbenam di arah barat.
Ketika kita mengamati gerak semu harian matahari, sebenarnya kita sedang menyaksikan bayangan bumi terhadap matahari. Ketika siang tiba, sinar matahari menyinari bumi dari timur dan bergerak perlahan ke arah barat. Ini membuat kita merasa seperti matahari bergerak melintasi langit. Puncak siang hari terjadi ketika matahari berada tepat di atas kepala, setelah itu matahari mulai condong menuju arah barat hingga tenggelam di horizon.
Gerak semu harian matahari ini sangat penting bagi kehidupan manusia karena mempengaruhi pola tidur, aktivitas sehari-hari, dan bahkan budaya manusia. Di berbagai kebudayaan, pengamatan terhadap gerak semu matahari telah digunakan untuk menandai waktu, menentukan musim, dan merayakan berbagai peristiwa. Fenomena ini juga mempengaruhi penentuan waktu sholat dalam agama Islam, serta penghitungan waktu pertanian dan navigasi di lautan.
Gerak semu harian matahari menunjukkan betapa pentingnya bumi dan posisi matahari dalam mengatur kehidupan kita sehari-hari. Meskipun hanya terlihat sebagai pergerakan singkat di langit, sebenarnya ini adalah hasil dari proses rotasi bumi yang besar dan kompleks. Fenomena ini mengajarkan kita tentang hubungan antara benda langit, planet, dan cara kita melihat dunia di sekitar kita. Jadi, meskipun matahari tidak benar-benar bergerak, perasaan kita melihatnya bergerak setiap hari adalah bukti bahwa kita hidup di planet yang sedang berputar!
source : ccn