Scientists Olympiad Physics Carnival (SOPC) 2026 merupakan serangkaian kegiatan kompetisi akademik dan sains yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember. Kegiatan ini hadir sebagai wadah bagi untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan minat dan kreativitas dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. SOPC terdiri dari tiga cabang perlombaan, yaitu Electra, Hydro, dan PHYSTON.

Rangkaian SOPC 2026 diawali dengan Electra, yaitu kompetisi Olimpiade IPA tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Jember. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 19 Juli 2026, bertempat di Gedung Fisika Universitas Jember. Electra menjadi sarana bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk mengembangkan potensi akademik sejak dini, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan alam. Kompetisi ini berlangsung melalui dua tahapan, yaitu babak penyisihan dan babak final. Peserta Electra mengikuti babak penyisihan dengan mengerjakan soal untuk memperebutkan posisi terbaik. Peserta yang berhasil lolos kemudian melanjutkan perjuangan ke babak final dengan menghadapi soal berbentuk esai yang lebih menantang. Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme, rasa percaya diri, serta kemampuan berpikir logis, teliti, dan kritis dalam menyelesaikan setiap persoalan. Kegiatan Electra ini diharapkan tumbuh generasi muda yang memiliki semangat belajar tinggi, berprestasi, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Rangkaian SOPC 2026 menghadirkan Hydro pada Sabtu 30 Agustus 2026, yaitu kompetisi roket air tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Jember. Hydro menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengenal dan menerapkan konsep-konsep sains, khususnya fisika, melalui kegiatan yang kreatif dan aplikatif. Berbeda dengan kompetisi akademik yang berfokus pada penyelesaian soal, Hydro memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan keterampilan melalui perancangan dan peluncuran roket air. Kompetisi Hydro ini, peserta ditantang untuk menggabungkan pemahaman konsep, kreativitas, ketelitian, serta kemampuan menyusun strategi agar dapat menghasilkan roket air dengan performa terbaik. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pengalaman berkompetisi yang menarik, tetapi juga mendorong peserta untuk memahami bahwa ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Hydro membawa pesan tentang diharapkan tumbuh untuk rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan bereksperimen, serta semangat inovasi di kalangan pelajar SMP.

Bagian dari rangkaian SOPC 2026, PHYSTON (Physics Competition) 2026 hadir sebagai kompetisi Olimpiade Fisika tingkat SMA/sederajat se-Jawa dan Bali. Mengusung tema “Exploring the Future Through Physics”, PHYSTON mengajak generasi muda untuk menjelajahi peluang masa depan melalui pemahaman fisika, pengembangan pola pikir ilmiah, dan eksplorasi ilmu pengetahuan. Rangkaian PHYSTON diawali dengan pendaftaran yang berlangsung dalam tiga gelombang, dilanjutkan dengan technical meeting secara daring pada 27 September 2026. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring pada 4 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan babak semifinal dan final secara luring di Universitas Jember pada 17 Oktober 2026. Peserta menghadapi berbagai persoalan fisika yang menuntut penguasaan konsep, ketelitian, serta kemampuan berpikir logis dan analitis. Physton 2026 juga menghadirkan sesi mini praktikum di Laboratorium Elektronika, Laboratorium Fisika Modern, dan Laboratorium Material. Peserta memperoleh kesempatan untuk menghubungkan teori dengan penerapan nyata serta mengenal lebih dekat peran fisika dalam perkembangan teknologi. Persaingan berlangsung semakin menarik hingga terpilih lima tim terbaik yang melaju ke babak final. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperluas wawasan, menumbuhkan rasa ingin tahu, membangun relasi antarpelajar, serta mendorong generasi muda agar berani mengeksplorasi ide dan berinovasi melalui ilmu fisika.

SOPC 2026 bukan sekadar rangkaian perlombaan, melainkan sebuah wadah pengembangan potensi generasi muda melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, dan inovasi. Kompetisi Electra, Hydro, dan Physton menunjukkan bahwa semangat sains dapat ditumbuhkan sejak jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas melalui berbagai bentuk kompetisi yang edukatif dan inspiratif. Kemampuan akademik yang diasah melalui Electra, mengembangkan kreativitas dan keterampilan eksperimen melalui Hydro, hingga memperdalam pemahaman serta kemampuan analitis dalam bidang fisika melalui Physton, setiap cabang perlombaan memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang kritis, kreatif, kompetitif, dan inovatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *